- MTSN 7 KUNINGAN BERI PENDAMPINGAN MAKSIMAL PADA PROSES SPMB 2026
- MTSN 7 KUNINGAN CETAK 27 PRAMUKA GARUDA PADA GEBYAR PRAMUKA KUNINGAN 2026
- BANGGAKAN MADRASAH, SEMBILAN SISWA MTSN 7 KUNINGAN LOLOS KE SEKOLAH MANUSIA UNGGUL
- SISWI MTSN 7 KUNINGAN IKUTI OUTING CLASS LITERASI BUDAYA DAN EDUKASI PEREMPUAN DI BEEK
- MTSN 7 KUNINGAN TETAPKAN EMPAT WAKAMAD PERIODE 2026–2028 MELALUI PEMILIHAN DEMOKRATIS
- MTSN 7 KUNINGAN BERIKAN APRESIASI KEPADA SISWA BERPRESTASI JELANG PEMBAGIAN RAPOR
- MTSN 7 KUNINGAN GELAR SERAH TERIMA JABATAN DAN PENYEMATAN ANGGOTA BARU PMR MADYA
- PENGURUS PERPUSTAKAAN MTSN 7 KUNINGAN KUNJUNGI PERPUSDA UNTUK PERKUAT BUDAYA LITERASI
- SISWA MTSN 7 KUNINGAN BELAJAR PROSES MAKAN BERGIZI GRATIS MELALUI OUTING CLASS DI SPPG DAPOER CIREMA
- 27 SISWA MTSN 7 KUNINGAN BERJUANG RAIH PREDIKAT PRAMUKA GARUDA
MTSN 7 KUNINGAN GO DIGITAL, HADIRKAN SISTEM PRESENSI REAL TIME SISWA

Jalaksana (HUMAS Kab.Kuningan) Dalam upaya meningkatkan layanan administrasi dan efektivitas pendataan kehadiran siswa, MTsN 7 Kuningan melaksanakan sosialisasi penerapan sistem presensi digital siswa pada Kamis (16/10/2025). Program ini menjadi langkah inovatif madrasah dalam mendukung transformasi digital pendidikan serta memastikan akurasi data kehadiran secara real time.
Melalui sistem baru ini, guru BK, guru piket, dan wali kelas dapat memantau kehadiran siswa secara langsung setiap hari. Selain mempercepat proses pencatatan, sistem presensi digital juga berperan penting dalam pendataan penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG), karena data kehadiran menjadi dasar distribusi yang tepat sasaran.
Kepala MTsN 7 Kuningan, Ating Zainal Muttaqin, menegaskan bahwa penerapan sistem ini merupakan bentuk komitmen madrasah dalam menghadapi era digital. “Digitalisasi presensi ini bukan hanya soal efisiensi, tetapi juga bagian dari pembentukan budaya disiplin dan tanggung jawab. Dengan sistem ini, data kehadiran lebih valid, cepat diakses, dan bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan administrasi madrasah,” ujarnya.
Sementara itu, Risnasari, selaku guru piket, menyebutkan bahwa kehadiran sistem digital ini sangat membantu tugas harian guru. “Sebelumnya kami harus merekap kehadiran secara manual. Sekarang, data langsung muncul di sistem setiap pagi. Ini membuat koordinasi antara guru piket, wali kelas, dan guru BK jauh lebih mudah,” jelasnya.
Guru Bimbingan Konseling, Tiara Putri Adnin, juga menilai presensi digital memberi manfaat besar bagi pembinaan siswa. “Kami bisa langsung mengetahui siapa yang tidak hadir dan segera menghubungi wali kelas atau orang tua. Sistem ini membuat tindak lanjut pembinaan jadi lebih cepat dan tepat,” tuturnya.
Dengan penerapan presensi digital, MTsN 7 Kuningan menunjukkan komitmennya sebagai madrasah modern yang adaptif terhadap teknologi, sekaligus memperkuat budaya disiplin, transparansi, dan efisiensi dalam layanan pendidikan.
Kontributor: Intan Darmayanti



