Breaking News
- MTSN 7 KUNINGAN BERI PENDAMPINGAN MAKSIMAL PADA PROSES SPMB 2026
- MTSN 7 KUNINGAN CETAK 27 PRAMUKA GARUDA PADA GEBYAR PRAMUKA KUNINGAN 2026
- BANGGAKAN MADRASAH, SEMBILAN SISWA MTSN 7 KUNINGAN LOLOS KE SEKOLAH MANUSIA UNGGUL
- SISWI MTSN 7 KUNINGAN IKUTI OUTING CLASS LITERASI BUDAYA DAN EDUKASI PEREMPUAN DI BEEK
- MTSN 7 KUNINGAN TETAPKAN EMPAT WAKAMAD PERIODE 2026–2028 MELALUI PEMILIHAN DEMOKRATIS
- MTSN 7 KUNINGAN BERIKAN APRESIASI KEPADA SISWA BERPRESTASI JELANG PEMBAGIAN RAPOR
- MTSN 7 KUNINGAN GELAR SERAH TERIMA JABATAN DAN PENYEMATAN ANGGOTA BARU PMR MADYA
- PENGURUS PERPUSTAKAAN MTSN 7 KUNINGAN KUNJUNGI PERPUSDA UNTUK PERKUAT BUDAYA LITERASI
- SISWA MTSN 7 KUNINGAN BELAJAR PROSES MAKAN BERGIZI GRATIS MELALUI OUTING CLASS DI SPPG DAPOER CIREMA
- 27 SISWA MTSN 7 KUNINGAN BERJUANG RAIH PREDIKAT PRAMUKA GARUDA
MTsN 7 Kuningan Tingkatkan Literasi Siswa Melalui Program Khitobah 4 Bahasa

Dalam upaya memperkuat kemampuan literasi di kalangan siswa, MTsN 7 Kuningan melaksanakan program inovatif bertajuk Habituasi dan Literasi Khitobah 4 Bahasa. Program ini dirancang untuk meningkatkan literasi siswa melalui khitobah atau pidato dalam empat bahasa: Bahasa Indonesia, Bahasa Arab, Bahasa Inggris, dan Bahasa Sunda.
Ridwan Fauzi, Pembina Keagamaan di MTsN 7 Kuningan, menjelaskan pentingnya program ini dalam meningkatkan literasi siswa yang saat ini dinilai masih rendah. "Program ini sangat penting untuk meningkatkan literasi siswa, seperti yang kita ketahui bahwa tingkat literasi siswa masih sangat rendah," ujarnya, Jumat (16/8/2024).
Program ini mencakup berbagai aspek, termasuk linguistik, agama, dan budaya. Dengan pendekatan komprehensif ini, siswa tidak hanya difokuskan pada penguasaan bahasa asing tetapi juga diperkuat dalam penggunaan Bahasa Nasional dan Bahasa Daerah. "Kita tidak hanya fokus pada bahasa asing saja, tetapi Bahasa Nasional dan Bahasa Sunda tetap digunakan agar siswa mampu menjaga dan melestarikan warisan budaya mereka," tambahnya.
Kegiatan khitobah ini dilaksanakan setiap hari Jumat pagi setelah shalat duha, di mana empat siswa tampil untuk menyampaikan materi khitobah dalam empat bahasa yang berbeda. Sementara itu, siswa lain yang tidak tampil turut menyimak dan mencatat isi materi yang disampaikan oleh pemateri tersebut.
H. Ediyana Rusli, yang rutin hadir dalam kegiatan habituasi ini, memberikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut. "Program ini sangat luar biasa, dan siswa diharapkan bertanggung jawab serta memiliki komitmen untuk melaksanakan apa yang mereka dengar dan pahami dari setiap materi khitobah yang disampaikan," ujarnya.
Program Habituasi dan Literasi Khitobah 4 Bahasa di MTsN 7 Kuningan ini diharapkan dapat menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan literasi siswa, sekaligus memperkuat identitas budaya dan keagamaan mereka.
View all comments



