- MTSN 7 KUNINGAN BERI PENDAMPINGAN MAKSIMAL PADA PROSES SPMB 2026
- MTSN 7 KUNINGAN CETAK 27 PRAMUKA GARUDA PADA GEBYAR PRAMUKA KUNINGAN 2026
- BANGGAKAN MADRASAH, SEMBILAN SISWA MTSN 7 KUNINGAN LOLOS KE SEKOLAH MANUSIA UNGGUL
- SISWI MTSN 7 KUNINGAN IKUTI OUTING CLASS LITERASI BUDAYA DAN EDUKASI PEREMPUAN DI BEEK
- MTSN 7 KUNINGAN TETAPKAN EMPAT WAKAMAD PERIODE 2026–2028 MELALUI PEMILIHAN DEMOKRATIS
- MTSN 7 KUNINGAN BERIKAN APRESIASI KEPADA SISWA BERPRESTASI JELANG PEMBAGIAN RAPOR
- MTSN 7 KUNINGAN GELAR SERAH TERIMA JABATAN DAN PENYEMATAN ANGGOTA BARU PMR MADYA
- PENGURUS PERPUSTAKAAN MTSN 7 KUNINGAN KUNJUNGI PERPUSDA UNTUK PERKUAT BUDAYA LITERASI
- SISWA MTSN 7 KUNINGAN BELAJAR PROSES MAKAN BERGIZI GRATIS MELALUI OUTING CLASS DI SPPG DAPOER CIREMA
- 27 SISWA MTSN 7 KUNINGAN BERJUANG RAIH PREDIKAT PRAMUKA GARUDA
REHAB GEDUNG TAK HALANGI PRESTASI, SISWA MTSN 7 KUNINGAN IKUTI TKA DI MAN 1 KUNINGAN

Jalaksana (KEMENAG) Di tengah proses rehabilitasi dan renovasi madrasah melalui program PHTC Jawa Barat 9, MTsN 7 Kuningan tetap sukses menggelar Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa kelas IX pada Rabu dan Kamis (15–16/4/2026). Uniknya, pelaksanaan ujian tahun ini digelar di MAN 1 Kuningan sebagai solusi atas keterbatasan ruang belajar akibat pembangunan.
Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kuningan, Atep Baharudin. Langkah ini sekaligus menjadi bukti kuatnya kolaborasi antar madrasah di Kabupaten Kuningan.
MAN 1 Kuningan membuka fasilitas ruang ujian serta mendukung kebutuhan teknis pelaksanaan TKA. Sinergi ini menunjukkan bahwa dunia pendidikan dapat terus berjalan meski dihadapkan pada tantangan sarana dan prasarana.
Plt Kepala MTsN 7 Kuningan, Kosasih, menegaskan bahwa semangat belajar siswa tidak boleh terhenti hanya karena kondisi bangunan sedang direnovasi. “Kami tidak bisa menghentikan TKA hanya karena bangunan sedang direhab. Berkat kerja sama dengan MAN 1 Kuningan dan arahan Pak Atep Baharudin, anak-anak tetap bisa ujian dengan layak. Ini wujud nyata bahwa madrasah bersaudara,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Kaur TU MTsN 7 Kuningan, Misnah. Ia mengaku bangga melihat antusiasme para siswa selama mengikuti ujian di lokasi baru. “Anak-anak justru terlihat bersemangat. Mereka berangkat lebih pagi, beradaptasi dengan lingkungan baru, dan mengerjakan soal dengan fokus. Tidak ada keluhan berarti. Semangat belajar mereka tidak pudar hanya karena tempatnya berbeda,” ungkapnya.
Selama dua hari pelaksanaan, TKA berjalan tertib, lancar, dan kondusif. Para siswa mengikuti seluruh sesi dengan percaya diri. Lebih dari sekadar ujian, momen ini menjadi pelajaran berharga tentang gotong royong, solidaritas, dan semangat juang dalam dunia pendidikan.
Kontributor: Intan Darmayanti



