- MTSN 7 KUNINGAN BERI PENDAMPINGAN MAKSIMAL PADA PROSES SPMB 2026
- MTSN 7 KUNINGAN CETAK 27 PRAMUKA GARUDA PADA GEBYAR PRAMUKA KUNINGAN 2026
- BANGGAKAN MADRASAH, SEMBILAN SISWA MTSN 7 KUNINGAN LOLOS KE SEKOLAH MANUSIA UNGGUL
- SISWI MTSN 7 KUNINGAN IKUTI OUTING CLASS LITERASI BUDAYA DAN EDUKASI PEREMPUAN DI BEEK
- MTSN 7 KUNINGAN TETAPKAN EMPAT WAKAMAD PERIODE 2026–2028 MELALUI PEMILIHAN DEMOKRATIS
- MTSN 7 KUNINGAN BERIKAN APRESIASI KEPADA SISWA BERPRESTASI JELANG PEMBAGIAN RAPOR
- MTSN 7 KUNINGAN GELAR SERAH TERIMA JABATAN DAN PENYEMATAN ANGGOTA BARU PMR MADYA
- PENGURUS PERPUSTAKAAN MTSN 7 KUNINGAN KUNJUNGI PERPUSDA UNTUK PERKUAT BUDAYA LITERASI
- SISWA MTSN 7 KUNINGAN BELAJAR PROSES MAKAN BERGIZI GRATIS MELALUI OUTING CLASS DI SPPG DAPOER CIREMA
- 27 SISWA MTSN 7 KUNINGAN BERJUANG RAIH PREDIKAT PRAMUKA GARUDA
SISWA MTSN 7 KUNINGAN RAIH PRESTASI PADA KEJUARAAN PENCAK SILAT PELAJAR JAWA BARAT 2025

Cirebon (KEMENAG) Cirebon (19–21 Desember 2025) — Siswa MTsN 7 Kuningan berhasil meraih prestasi pada Kejuaraan Pencak Silat Pelajar se-Jawa Barat Cirebon Mentereng Championship 2025 yang diselenggarakan hari Jumat-Minggu (19-21/12/2025), oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Cirebon di GOR Ranggajati Sumber, Kabupaten Cirebon.
Pada kejuaraan tingkat provinsi tersebut, MTsN 7 Kuningan menurunkan 11 siswa dan seluruhnya berhasil menyumbangkan medali, terdiri atas 1 medali emas, 7 medali perak, dan 3 medali perunggu. Capaian ini menunjukkan hasil pembinaan ekstrakurikuler yang berjalan secara konsisten di madrasah.
Medali emas diraih oleh Oktarika Aulia Qomarina (kelas IX). Medali perak diraih oleh Ashika Insyani (kelas IX), Friska Kharisma (kelas VIII), Mila Reyshawati S. (kelas VIII), Riezka Nuritsnaini (kelas VIII), Shalwa Agnia F. (kelas IX), Zievanka Poetrian C. (kelas IX), serta Nabila Az-Zahra (kelas VII). Sementara itu, medali perunggu diraih oleh Aisyah Ramadhani (kelas IX), Karrisa Nada Nikeisha (kelas VIII), dan Laila Putri Novianti (kelas VIII).
Kejuaraan Cirebon Mentereng Championship 2025 diikuti oleh sekitar 2.100 peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari usia dini, tingkat sekolah dasar, pra-remaja SMP/MTs, hingga remaja SMA/SMK. Ajang ini menjadi salah satu kompetisi pencak silat pelajar berskala besar di Jawa Barat.
Pencak silat sebagai salah satu warisan budaya bangsa Indonesia yang telah diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia memiliki nilai pendidikan karakter yang kuat. Dalam pembinaan pelajar, pencak silat tidak hanya berfungsi sebagai olahraga prestasi, tetapi juga sarana pembentukan sikap disiplin, sportivitas, keberanian, serta pengendalian diri.
Kepala MTsN 7 Kuningan, Ating Zainal Muttaqin, menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih para siswa.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa peserta didik madrasah mampu berkompetisi dan meraih hasil positif di tingkat provinsi. Kami mengapresiasi kerja keras siswa serta pembina yang telah melaksanakan pembinaan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Pembina pencak silat MTsN 7 Kuningan, Anton, menjelaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses latihan yang terencana dan konsisten. “Latihan tidak hanya diarahkan pada teknik bertanding, tetapi juga pada pembentukan karakter, kedisiplinan, dan mental yang baik,” jelasnya.
Salah satu peraih medali perak, Nabila Az-Zahra (kelas VII), mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil yang diraih. “Saya bersyukur dapat mewakili madrasah dan memperoleh hasil yang baik. Ini menjadi motivasi untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan,” tuturnya.
Melalui capaian tersebut, MTsN 7 Kuningan berharap pembinaan ekstrakurikuler pencak silat dapat terus dikembangkan sebagai wadah pengembangan potensi sekaligus pembentukan karakter peserta didik yang berprestasi dan berakhlak.
Kontributor: Intan Darmayanti



